WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru akan menyesuaikan mekanisme pendistribusian bantuan dari Kementerian Sosial RI bagi warga terdampak banjir.
Berdasarkan pendataan sementara, jumlah pengungsi di Kota Banjarbaru tercatat sekitar 949 Kepala Keluarga (KK).
Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini, mengatakan pendistribusian bantuan akan dilakukan berdasarkan data yang telah dihimpun, baik melalui kelurahan maupun kecamatan.
“Data pengungsi yang kami himpun sekitar 949 KK. Nanti pendistribusiannya akan disesuaikan dengan data tersebut, apakah per kelurahan atau per kecamatan,” ujar Zaini, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat perbedaan pemahaman terkait mekanisme pembagian bantuan.
Oleh karena itu, BPBD akan terlebih dahulu melakukan koordinasi lanjutan bersama camat dan Dinas Sosial.
“Karena ada hal-hal yang belum sinkron, maka akan kami rapatkan dulu bersama camat dan Kadinsos agar pembagiannya tepat,” jelasnya.
Selain bantuan yang akan langsung disalurkan kepada warga terdampak, Zaini menyebut sebagian bantuan dari Kemensos berupa buffer stock seperti selimut serta tenda lipat kecil akan disimpan di BPBD sebagai cadangan logistik.
“Bantuan buffer stock dan tenda lipat kecil itu nantinya kami simpan di BPBD sebagai stok apabila terjadi bencana kembali,” katanya.
BACA JUGA: DISAMBUT TERIAKAN HISTERIS! Kedatangan Wapres Gibran di Balangan Bikin Warga Tumpah ke Jalan
Zaini juga memastikan bahwa selama masa tanggap darurat, penyaluran bantuan di Kota Banjarbaru telah berjalan cukup baik.
