Harga Cabai Rawit Meledak! Tembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Tabalong Mulai Menjerit

“Kalau dari tengkulak sudah mahal, kami juga tidak bisa jual murah,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Siti, pedagang sayur lainnya di Pasar Raya Bauntung Tanjung. Ia menyebutkan, pasokan cabai rawit yang biasanya datang dari wilayah Barabai kini jauh berkurang.

“Biasanya lancar, tapi sekarang kirimannya sedikit, jadi stok cepat habis,” katanya.

Meski harga cabai rawit melonjak tajam, para pedagang memastikan bahwa harga kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan.

Warga berharap pasokan cabai rawit segera kembali normal agar harga di pasaran bisa turun dan tidak terus membebani kebutuhan rumah tangga, terutama di awal tahun 2026 ini.(wartabanjar.com/Suhardi)

editor: nur_muhammad