Rumah Presiden Putin Diserang Drone! Rusia Tuduh Ukraina, Zelensky Membantah, Trump Murka

WARTABANJAR.COM, MOSKOW – Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah salah satu kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menjadi sasaran serangan puluhan drone. Pemerintah Rusia menuding Ukraina berada di balik aksi tersebut, namun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas membantah tuduhan itu. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan marah atas upaya penyerangan tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil menggagalkan serangan drone yang menyasar rumah Presiden Vladimir Putin di wilayah Novgorod, Rusia, pada Rabu (31/12). Klaim tersebut disertai rilis video yang memperlihatkan sejumlah drone tergeletak di hamparan salju di kawasan hutan sekitar lokasi.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan itu diduga dilakukan secara terencana dan bertahap.

“Serangan tersebut ditargetkan, direncanakan dengan cermat, dan dilakukan secara bertahap,” demikian pernyataan Kemhan Rusia yang dikutip dari AFP.

Namun demikian, pihak Rusia tidak mengungkapkan keberadaan Presiden Vladimir Putin saat insiden berlangsung. Mereka hanya menyebutkan bahwa serangan terjadi pada malam hari, tepatnya antara 28 hingga 29 Desember, di salah satu rumah kepresidenan di Novgorod.

Kemhan Rusia menyatakan, gelombang serangan dimulai sekitar pukul 19.00 waktu setempat pada 28 Desember, dengan peluncuran drone dalam jumlah besar. Meski begitu, Rusia menegaskan tidak ada kerusakan yang terjadi pada kediaman Presiden Putin akibat insiden tersebut.