WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengecam keras gaya permainan Thailand di final Piala AFF Futsal U-16 dan U-19 2025. Ia menilai kerasnya permainan lawan serta lemahnya kepemimpinan wasit merusak nilai sportivitas dalam pertandingan tersebut.
Souto menyoroti banyaknya pelanggaran keras terhadap pemain Indonesia yang tidak mendapat sanksi tegas dari pengadil lapangan. “Situasi ini sangat memuakkan dan menyedihkan bagi perkembangan futsal usia muda di kawasan ASEAN,” tuturnya.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga mempertanyakan penugasan wasit berlisensi FIFA yang dinilainya gagal mengendalikan jalannya laga. Menurut Souto, pembiaran terhadap kekerasan justru mencederai semangat fair play yang seharusnya dijunjung tinggi.
Indonesia sendiri mencatat hasil berbeda di dua kelompok usia dengan menjuarai Piala AFF Futsal U-16 usai mengalahkan Thailand. Sementara itu, Timnas Futsal U-19 harus mengakui keunggulan Thailand dalam laga final yang berlangsung sengit.
Sorotan keras Souto tersebut memicu perhatian publik futsal regional terkait kualitas kepemimpinan wasit dan penyelenggaraan turnamen. Hingga kini, respons resmi dari AFF maupun Federasi Futsal Indonesia masih dinantikan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
