Gubernur mengimbau warga agar segera mengamankan diri dan harta benda sejak dini apabila tanda-tanda banjir kembali muncul. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat agar kejadian terjebak banjir seperti sebelumnya tidak terulang.
Saat ini, tercatat enam kabupaten di Kalimantan Selatan berstatus siaga banjir. Pemerintah Provinsi Kalsel dijadwalkan menggelar rapat koordinasi lanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat strategi kesiapsiagaan dan mitigasi bencana ke depan.
Selain banjir, Muhidin juga menyoroti kejadian tanah longsor di wilayah Aranio, Kabupaten Banjar. Ia mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Sebagai langkah antisipasi jangka pendek, Gubernur menginstruksikan Dinas PUPR agar menyiapkan alat berat di wilayah hulu sungai. Penempatan alat ini dinilai krusial agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu mobilisasi dari pusat kota.
Pemerintah Provinsi Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus siaga dan memperkuat koordinasi demi meminimalkan risiko serta dampak bencana hidrometeorologi di daerah.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







