Erick mengatakan bahwa program ini juga nantinya akan bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk bisa memberikan akses serta infrastruktur yang memadai di lokasi yang dituju sebagai sport tourism.
United Nations World Tourism Organization (UNWTO) mencatat sport tourism telah menyumbang lebih dari sepuluh persen total belanja pariwisata dunia dan diproyeksikan tumbuh hingga 17,5 persen per tahun hingga 2030 mendatang.
Data tersebut menunjukkan bahwa sport tourism dinilai menjadi salah satu subsektor paling prospektif.
Data Kementerian Pariwisata mencatat bahwa nilai ekonomi sport tourism mencapai RP 18,79 triliun pada 2024 silam. Pendapatan tersebut masih mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan menguatnya tren minat wisata olahraga. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







