WARTABANJAR.COM, ACEH – Sebuah video amatir mengiris hati beredar luas di media sosial, memperlihatkan detik-detik perjuangan hidup warga yang terjebak banjir besar di Aceh. Video itu disertai narasi menyentuh: “Berjuang untuk hidup 2 hari 2 malam tanpa makanan, Alhamdulillah selamat atas izin Allah SWT.”
Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah warga bertahan di atas dahan kayu dan pepohonan yang masih kokoh, dikelilingi air banjir yang nyaris menenggelamkan permukiman. Beberapa rumah hanya tampak ujung atapnya, menandakan tingginya genangan air.
Momen paling memilukan terlihat saat seorang ibu menggendong balita, sementara seorang anak lain memeluk erat batang pohon dengan wajah ketakutan. Mereka tampak kedinginan, kelaparan, dan kelelahan, sembari berteriak meminta pertolongan.
Wajah-wajah resah dan suara gemetar dalam video tersebut menggambarkan betapa mencekamnya situasi yang mereka alami. Dua hari dua malam bertahan tanpa makanan, hanya mengandalkan kekuatan fisik, doa, dan harapan akan datangnya bantuan.
Video ini disebut hanya potongan kecil dari besarnya bencana banjir yang melanda Aceh dan wilayah Sumatra. Banyak kisah lain yang belum sempat terekam, namun cukup menjadi bukti nyata betapa dahsyat dan menyayatnya musibah ini.
Netizen Bereaksi: Tangis, Doa, hingga Sindiran Keras
Momen tersebut langsung memicu gelombang reaksi emosional dari netizen. Kolom komentar dipenuhi doa, tangisan, hingga kritik tajam terhadap penanganan bencana.
“Astaghfirullah ya Allah 😭 semoga selalu dalam lindungan Allah.”
“Ya Allah… dinginnya pasti luar biasa 😢.”
“Kalau di luar negeri, helikopter sudah datang. Ini negara nggak punya?”
“Masih ada yang tega rayakan tahun baru di atas penderitaan saudara kita?”
“Sampai di sini harusnya pemerintah sadar.”
“Bahkan saat banjir, masyarakat masih diselamatkan oleh pepohonan.”
“Kalau itu pohon sawit, belum tentu mereka bisa bertahan hidup.”
