Pernyataan tersebut menggambarkan tekanan emosional yang dirasakan para jurnalis di lapangan, sekaligus menjadi cermin betapa mendesaknya kebutuhan bantuan bagi para pengungsi. Kondisi anak-anak yang belum makan menjadi alarm kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dan respons cepat dari berbagai pihak.
Situasi di Aceh Tamiang ini menegaskan bahwa di balik angka dan laporan resmi, masih ada jeritan kemanusiaan yang menunggu uluran tangan dan kepedulian nyata.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






