HMI Tanah Laut Gelar Pekan Perkaderan Nasional, Peserta dari Sabang-Merauke

Zulkifli menegaskan bahwa tema tersebut selaras dengan cita-cita HMI untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Ia berharap pekan perkaderan ini menjadi tonggak penting bagi para peserta.

​”Hal ini juga menjadi tonggak kawan-kawan sebagai ruang wadah belajar kawan-kawan untuk menciptakan gagasan-gagasan baru dalam hal pembangunan daerah yang akan disampaikan di daerah masing-masing,” ungkap Zulkifli, seraya berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah, alumni, dan pihak-pihak yang telah menyukseskan acara.

Ketua Pelaksana, Muhammad Nurdiyanto, melaporkan bahwa rangkaian Pekan Perkaderan ini telah dimulai sejak Kamis (11/12/2025), diawali dengan tahap screening ketat untuk memastikan kualitas kader.

Kemarin, Minggu (14/12/2025), memasuki Pembukaan Forum, di mana Training Raya akan berlangsung penuh selama tujuh hari.

Nurdiyanto melaporkan total 30 peserta terbaik (20 peserta Intermediate Training atau LK II, dan 10 peserta Latihan Khusus KOHATI atau LKK) hadir dari berbagai cabang HMI se Nusantara.

Ia menjelaskan bahwa perhelatan akbar ini bukan hanya rutinitas, melainkan manifestasi dari tujuan HMI untuk membentuk Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang Bernafaskan Islam.

Kegiatan ini terbagi menjadi dua poros utama: Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus KOHATI (LKK).

Nurdiyanto menambahkan bahwa kegiatan ini diperkaya dengan agenda penunjang (The Value Added) yang komprehensif.

“Untuk memperkaya wawasan dan membekali kader dengan dimensi spiritual serta kepedulian sosial-ekonomi, kami juga menyelenggarakan agenda penunjang yang menarik, meliputi: Bedah Buku Talk Show, Seminar Teknologi/AI, Mahlul Qiyam/Hadroh, serta Wisata Tadabur Alam & Tambang sebagai wujud kepedulian terhadap Tata Kelola SDA yang berkeadilan, termasuk Ziarah Makam Cendikiawan Muslim (Abah Guru Sekumpul) untuk penguatan spiritualitas keislaman.” (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu