WARTABANJAR.COM, PARINGIN - Komitmen memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Balangan kian nyata. Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Balangan masa bakti 2024–2027 resmi dikukuhkan dalam prosesi pelantikan yang digelar di Aula RSUD Datu Kandang Haji (DKH), Sabtu (13/12/2025).

Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi IDI Balangan untuk mempertegas peran organisasi profesi dokter sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan sekaligus mitra pemerintah daerah dalam pembangunan sektor kesehatan di Bumi Sanggam.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Pengurus IDI Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi, Direktur RSUD DKH drg. Sudirman, Wakil Ketua II DPRD Balangan Saiful Arif, serta perwakilan IDI dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.

Sebanyak 70 dokter dari berbagai latar belakang fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga layanan kesehatan lainnya di Kabupaten Balangan, resmi bergabung dalam struktur kepengurusan IDI cabang setempat. Kehadiran puluhan dokter ini diharapkan mampu memperkuat jejaring pelayanan medis di seluruh wilayah Balangan.

Wakil Ketua II IDI Kalimantan Selatan, dr. Irwan Setiawan Syah, dalam sambutannya menegaskan bahwa IDI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis.

Menurutnya, kekompakan dan soliditas internal menjadi kunci utama agar para dokter mampu menjalankan peran secara optimal, baik dalam pelayanan medis langsung maupun dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap kebijakan kesehatan.

“Kekompakan dan rasa persaudaraan antar dokter harus terus diperkuat agar IDI mampu menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja IDI Balangan pada periode sebelumnya dan berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan capaian serta memperluas dampak program kerja ke masyarakat.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Balangan, dr. Indra Irawan, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru akan memfokuskan program pada peningkatan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.