WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Mohamed Salah mengungkap kekesalannya terhadap sikap media Inggris yang menurutnya terlalu keras mengkritik performanya musim ini.
Ia menilai sorotan tajam media ikut memengaruhi keputusan Liverpool dan pelatih Arne Slot yang kerap mencadangkannya dalam beberapa laga terakhir.
Salah kembali jadi bahan pemberitaan setelah hanya duduk di bangku cadangan dalam tiga laga beruntun, termasuk saat Liverpool menghadapi West Ham United dan Leeds United.
Padahal musim lalu ia berstatus top scorer sekaligus raja assist Liverpool, sehingga keputusan mencadangkannya memicu tanda tanya besar.
Slot sebelumnya menjelaskan pencadangan Salah murni karena performa yang menurun, dengan catatan baru mencetak lima gol sejauh musim berjalan.
Namun Salah menilai tekanan utama justru berasal dari pemberitaan media Inggris yang terus menyorot dirinya sejak awal musim.
Dalam wawancara dengan The Athletic, Salah menilai media tak adil saat membahas pemain yang sedang seret gol.
Ia mencontohkan Harry Kane yang pernah puasa gol 10 laga di Tottenham, tetapi tetap dibela media sementara dirinya justru didesak dicadangkan.
Salah menegaskan selama di Premier League ia jadi salah satu pemain dengan gol dan assist terbanyak di generasinya.
Situasi ini membuat hubungan Salah, media Inggris, dan dinamika internal Liverpool terus dipantau jelang paruh kedua musim 2025/2026. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

