Ia menambahkan, pihaknya telah menerima banyak masukan selama pertemuan, namun akan kembali menjadwalkan konsultasi lanjutan dengan Biro Hukum dan Biro Organisasi Setda Provinsi Kalsel untuk pendalaman lebih lanjut.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kalsel, H. Sadam Husin, berharap persoalan status Klinik Utama Setara dapat segera menemukan titik terang agar fasilitas tersebut dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
“Karena statusnya belum jelas, klinik milik Pemkab Batola itu saat ini kurang diminati pasien. Sayang sekali, dengan biaya yang tidak sedikit, tetapi belum bisa beroperasi maksimal,” tegas Sadam.
Sebagai legislator Kalsel dari daerah pemilihan Batola, Sadam memastikan dirinya siap mengawal persoalan ini hingga tuntas.
Dirinya berharap penyelesaian status dapat dirampungkan agar Klinik Utama Setara bisa segera diresmikan, idealnya bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Batola. (Wartabanjar.com/Ramadan)
Editor Restu







