Jumlah pengungsi juga mencapai lebih dari 500 ribu jiwa.
“Kalau kita lihat di televisi, kondisinya luar biasa, seperti tsunami. Ini bencana besar. Secara pribadi, saya melihat ini sudah layak ditetapkan sebagai bencana nasional,” ucap Farhanie.
Menyikapi tersebut, Dinas Sosial Kalsel bersama perangkat daerah lain juga telah menggalang donasi sejak 2 Desember yang ditargetkan selesai pada 10 Desember.
“Alhamdulillah, kepedulian dari masyarakat dan berbagai pihak sangat tinggi. Ada yang menyampaikan bantuan langsung ke posko Dinsos, ada pula yang sudah menghubungi saya pribadi. Dinas Sosial Kabupaten/Kota juga telah kita minta untuk melakukan hal serupa,” ucap Farhanie.
Terkait mekanisme penyaluran donasi, Farhanie menyampaikan bahwa hal tersebut masih menunggu instruksi pemimpin.
“Nanti apakah donasi akan diantar langsung, ditugaskan kepada kami, atau disalurkan melalui Pemerintah Sumatera Barat, BNPB, atau Dinas Sosial setempat. Semuanya menunggu arahan lebih lanjut,” tutupnya. (wartabanjar.com/mckalsel)
Editor: Yayu

