“Ini bukan perang. Kok kayak kolonial Belanda saja ngasih bantuan dilempar begitu?” ucap seorang warga.
Sebagian komentar juga menyinggung pemerintah, menilai penyaluran yang asal-asalan menunjukkan kurangnya kepedulian.
“Kenapa tidak pakai tali saja? Apa memang tidak dipikirkan dulu sebelum bertindak?”
Namun ada pula warga yang mencoba melihat situasi secara netral.
“Maksudnya ingin cepat membantu, tapi semua butuh proses dan pembelajaran,” tulis seorang warga.
Meski begitu, kekecewaan publik tetap mengemuka, terutama karena bantuan yang seharusnya menyelamatkan justru rusak sebelum bisa dimanfaatkan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad






