WARTABANJAR.COM, BARABAI — Senyum para lansia pagi itu memenuhi Pendopo Bupati HST, Senin (1/12/2025). Dengan langkah perlahan ada yang bertongkat, ada pula yang dituntun panitia dan pendamping desa mereka memasuki ruangan mengenakan toga sederhana.
Suasana hangat dan mengharukan itu menandai keberhasilan mereka menyelesaikan enam bulan mengikuti Sekolah Lansia, sebuah perjalanan belajar yang jarang dirasakan di usia senja.
Sebanyak 100 lansia dari empat desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi diwisudakan setelah mengikuti program Sekolah Lansia.
Baca Juga Ini Jawaban Hj Ananda Saat Ramai Diisukan Akan Menikah Lagi
Prosesi wisuda ini dipimpin langsung Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, bersama Ketua GOW, Ni’matul Izzati, dalam suasana penuh kegembiraan dan kehangatan keluarga.
Lansia yang diwisuda berasal dari Desa Banua Budi, Babai, Ta’al, dan Banua Kepayang. Selama enam bulan, mereka aktif mengikuti pendidikan keagamaan, literasi, kesehatan, keterampilan hidup, hingga kegiatan psikologis yang membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA HST, Syahbidin, menjelaskan bahwa tahun ini program Sekolah Lansia berkembang pesat.
“Tahun ini ada 16 Sekolah Lansia yang berjalan di HST, meliputi 16 desa dari 11 kecamatan. Sebanyak 15 sekolah merupakan Standar 1, dan satu sekolah di Banua Budi sudah naik menjadi Standar 2,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa total peserta mencapai 300 lansia, dengan syarat usia minimal 60 tahun. Dari jumlah itu, 100 lansia di empat desa diwisuda hari ini, sementara sisanya akan menyusul melalui wisuda keliling.
