Paul Pogba dan Badai yang Telah Berlalu

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Setelah absen lebih dari 800 hari akibat skorsing doping, Paul Pogba akhirnya kembali ke lapangan sebagai pemain AS Monaco. Debut kembali tersebut dinilai sebagai tanda bahwa “badai” panjang dalam kariernya mulai berangsur usai, dan peluang bangkit kembali kini terbuka lebar.

Pogba sempat dihukum larangan bermain empat tahun akibat positif menggunakan zat terlarang DHEA pada 2023, setelah sempat kembali dari periode sulit bersama klub sebelumnya. Namun pengajuan bandingnya di Court of Arbitration for Sport (CAS) menurunkan hukuman menjadi 18 bulan, dan Pogba bisa kembali merumput mulai Maret 2025.

Setelah dirilis dari kontrak di Juventus November 2024, Pogba meneken kontrak baru bersama Monaco pada Juni 2025 memberi kesempatan bagi gelandang asal Prancis berumur 32 tahun itu untuk membangun kembali kariernya di liga top Eropa. Meskipun tampil sebagai pemain pengganti dalam penampilan awal, banyak pihak percaya Pogba masih punya potensi dan motivasi untuk kembali ke performa terbaik.

Kembalinya Pogba mendapat sambutan emosional dari keluarganya, terutama dari sang kakak, yang mengatakan bahwa Pogba telah melewati “badai yang tidak mudah” dua tahun jauh dari lapangan, kritik, dan tudingan namun tidak menyerah. Pesan itu dipandang sebagai pelajaran tentang keteguhan dan mentalitas dalam menghadapi krisis. Bagi Pogba, comeback ini juga berarti harapan baru: kesempatan memperbaiki reputasi, menunjukkan kualitas, dan membuktikan bahwa karier gemilang belum usai.

Baca Juga :   DARURAT SUMATERA! 213 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang dan Longsor, Mendagri Lapor Presiden

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca