Festival Budaya Banjar 2025 Hidupkan Identitas Lokal, Gandeng Pelajar Lewat Program GSMS

Sementara itu, Kasi Kesenian Disbudporapar, Ina, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi strategi untuk memastikan regenerasi pelaku seni berjalan berkesinambungan.

“Tujuh sekolah, baik SMP maupun SMA/SMK, terlibat dalam program GSMS dengan dukungan anggaran APBN dan APBD. Hasil pembinaan para seniman dan siswa ini akan tampil pada puncak Festival Budaya Banjar, 22 November mendatang,” jelasnya.

Sekolah yang tergabung antara lain SMPN 1 Aranio, SMPN 1 Gambut, SMA Paramasan, SMP Sungai Tabuk, hingga SMKN 1 Kota.

Antusiasme peserta pun tak kalah mencuri perhatian. Tahun ini, Ina menyebutkan sedikitnya 500 peserta meramaikan berbagai cabang lomba.

Jumlah tersebut, menjadi sinyal kuat bahwa budaya Banjar tetap lestari dan dicintai.

“Semangat para pelaku seni ini membuktikan bahwa budaya Banjar masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu