Siap-Siap BUMN Bakal Dipangkas “Total”! Dari 1.000 Perusahaan Tinggal 200, Ini Alasannya

“Kita saling sikut, turunin harga sampai margin-nya nol, tetap diturunin lagi,” imbuh Febriany.

Karena itu, Danantara menyiapkan langkah besar: konsolidasi dan streamlining lintas sektor untuk memastikan hanya perusahaan yang benar-benar relevan, berkinerja optimal, dan memberikan nilai tambah tinggi bagi Indonesia yang akan bertahan.

“Dari 1.000 ke 200, harapannya beberapa tahun ke depan yang kita keep adalah perusahaan yang ada di sektor tepat, ukuran tepat, dan memberi benefit besar ke Indonesia,” pungkasnya.

Reformasi besar-besaran ini menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem BUMN akan masuk era baru—lebih ramping, efisien, dan berbasis nilai.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur muhammad