Ia menegaskan bahwa empat bidang keterampilan yang dihadirkan bukan hanya menjawab tuntutan dunia kerja modern, tetapi juga membuka ruang bagi warga untuk membangun usaha mandiri.
“Menjahit, komputer, service AC, dan desain grafis merupakan keterampilan yang memiliki prospek cerah. Jika ditekuni dengan serius, keterampilan ini bisa menjadi modal besar untuk menciptakan peluang usaha baru di desa,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga mengajak para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan penuh kedisiplinan. Menurutnya, kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin karena langsung berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Kegiatan secara resmi dibuka dengan pengucapan “Bismillahirrahmanirrahim” oleh Plt. Camat Awayan, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengalungan tanda peserta dan penyerahan perlengkapan pelatihan. Simbolisasi ini menandai dimulainya rangkaian pelatihan kejuruan yang akan berlangsung selama hampir satu bulan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Awayan semakin berdaya, kompetitif, dan mampu menciptakan berbagai inovasi usaha yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia hingga pelosok desa. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







