Ke depannya diharapkan sistem ini dapat diperluas hingga mencakup penjurian dan penilaian, sehingga seluruh proses MTQ dapat berjalan lebih transparan, jujur, terukur, termonitor, dan adil bagi semua peserta.
“Dengan sistem yang lebih baik dan modern, kita optimis semangat berkompetensi para peserta akan semakin meningkat dan hasil MTQ akan memberikan kepuasan serta kepercayaan bagi seluruh pihak,” sebutnya.
Ketua Umum Panitia Pelaksana MTQN ini, Aidil Adha, mengatakan acara yang berlangsung pada 15-22 November 2025 tersebut bertema “BerAKSI dengan Akhlak Qurani Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.”
BACA JUGA: Diduga Korban Penganiayaan, Seorang Pria Tewas dengan Luka di Kepala
“MTQN kali ini diikuti oleh 566 peserta,” katanya.
Pembukaan MTQ Tanah Bumbu dimeriahkan dengan defile Kafilah dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Acara juga dimeriahkan oleh tarian kolosal, musik gambus, pawai ta’aruf mobil hias, dan menghadirkan qari internasional.
Pembukaan ini dihadiri Wakil Bupati, H. Bahsanudin, Forkopimda, Wakil Ketua 1 dan 2 DPRD Tanbu, Anggota DPRD, Ketua TP PKK Andi Irmayani Rudi Latif.
Hadir juga Ketua GOW Tanah Bumbu, Hj. Fitriana Bahsanudin, pemimpin instansi vertikal, Plh. Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemimpin SKPD, camat, kades, lurah, pengurus LPTQ Tanbu, pemimpin Perusda maupun perbankan, dan lainnya. (wartabanjar.com/Rel)
Editor: Yayu







