WARTABANJAR.COM, KUPANG – Jagat maya kembali diguncang oleh beredarnya sebuah video yang menampilkan anggota polisi memukuli dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang. Rekaman ini menunjukkan aksi tak pantas yang dilakukan seorang anggota Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial Bripda TTD, memicu ledakan kemarahan publik dan kritik pedas di media sosial.

Tak berselang lama setelah video itu viral, Propam Polda NTT langsung turun tangan. Pelaku segera diamankan dan proses pemeriksaan disiplin mulai dilakukan untuk mengusut tuntas tindakan tersebut.

Di media sosial, ribuan komentar bermunculan. Netizen menyampaikan kekecewaan, kemarahan, hingga sindiran keras terhadap perilaku oknum polisi itu. Berikut sebagian reaksi warganet:

“Pecaatt.”

“Dah habis banyak, dipukulin pula.”

“Ya Allah 😭😭😭😭😭”

“Suami siapa ini, apa nggak malu?”

“Apa bedanya bullying di sekolah? Sama aja.”

“Lah, ada contoh yang baik dan benar akhlak mulia? Nggak layak dicontoh.”

“Cek urin, lalu suruh datang surat SP3.”

“Percuma aja lulus SPN kalau etikanya nggak ada.”

“Pecat, penjarain. Gimana bisa melindungi masyarakat kalau yang harusnya melindungi malah jadi pelaku.”

“Arak keliling kota pakai daster.”

“Mungkin hidupnya penuh dengan BEBANNN 😂”

“Pecat fix.”

“@divisihumaspolri apakah harus begini?”

“@divisipropampolri @divisihumaspolri usut, miris sekali.”

Kasus ini kini berada dalam penanganan penuh Propam, sementara publik menanti langkah tegas institusi terhadap pelaku.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur muhammad