WARTABANJAR.COM – Jagat maya kembali heboh! Media sosial diguncang kabar mengejutkan yang menyebut aktor legendaris Jackie Chan telah meninggal dunia. Ribuan unggahan simpati dan ucapan duka membanjiri linimasa — padahal, semua itu ternyata kebohongan besar hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI)!

Kabar palsu ini pertama kali mencuat di Facebook dan Instagram melalui akun anonim yang mengunggah gambar manipulatif bergaya berita profesional. Dalam unggahan itu, disertakan narasi seolah otentik dan menyentuh:

“Jackie Chan, 71 tahun, meninggal dunia setelah berjuang melawan komplikasi akibat cedera di lokasi syuting selama puluhan tahun…”

Tak butuh waktu lama, postingan itu viral dan dipercaya mentah-mentah oleh warganet. Banyak yang langsung menyebarkan tanpa sempat memeriksa kebenarannya.

Namun, setelah ditelusuri, semua isi unggahan itu hanyalah hasil olahan AI, lengkap dengan foto buatan yang tampak realistis. Tidak ada satu pun pernyataan resmi dari keluarga, agensi, atau media kredibel yang membenarkan berita tersebut.

Faktanya: Jackie Chan Masih Sehat, Hidup, dan Aktif!

Mengutip data IMDb per 12 November 2025, Jackie Chan masih hidup dan sehat. Aktor legendaris film Rush Hour itu bahkan baru saja menghadiri promosi film terbarunya di Tiongkok.

Aplikasi AI “Grok” juga ikut meluruskan kabar bohong itu. Saat ditanya mengenai rumor tersebut, Grok menjawab lugas:

“Itu hoaks. Jackie Chan masih hidup dan sehat per 11 November 2025. Ia masih aktif di dunia film.”

Bukan Kali Pertama Jackie Chan ‘Dimatikan’ Dunia Maya

Ini bukan kejadian baru. Jackie Chan sudah berkali-kali diterpa isu serupa. Pada 2015, ia bahkan sampai turun tangan langsung menulis klarifikasi di media sosial:

“Jangan khawatir! Saya masih hidup. Jangan percaya akun palsu yang menggunakan nama saya,” tulisnya kala itu.

Fenomena ini jadi pengingat keras bagi semua pengguna internet: jangan mudah percaya pada kabar viral tanpa sumber jelas. Pastikan selalu memverifikasi melalui media resmi atau situs terpercaya sebelum ikut menyebarkan.