“Setiap rupiah dalam APBD harus digunakan secara bijak, tepat waktu, dan tepat sasaran. Rapat ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi hasil,” ujar Alpiya.
Alpiya menekankan, pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan anggaran tidak mengalami keterlambatan maupun tumpang tindih program. Ia juga mengingatkan agar percepatan realisasi belanja tetap disertai prinsip kehati-hatian.
“Kita mendorong percepatan realisasi belanja, namun tetap mengedepankan transparansi dan tanggung jawab. Kinerja baik bukan hanya diukur dari cepatnya penyerapan anggaran, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Alpiya.
Ia berharap hasil rapat ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan lembaga pengawasan eksternal. (Wartabanjar.com/Iqnatius)
Editor Restu







