DPD RI Soroti Stok Beras LN dan DN di Bulog Kalsel

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Gudang Bulog Kalsel di Landasan Ulin, Banjarbaru, ditinjau langsung Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Badikenita Sitopu, Senin (10/11/2025).

Diketahui kunjungan guna memastikan ketersediaan dan kualitas pangan di daerah tetap tersedia sebagai tugas pengawasan DPD RI terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Sebagian pasal dalam Undang-Undang Pangan memang telah masuk ke dalam Undang-Undang Cipta Kerja, tetapi masih ada ketentuan yang mengatur tentang ketersediaan pangan dan bagaimana produksinya di daerah. Karena itu, kami datang untuk melihat langsung bagaimana implementasinya,” jelasnya.

Baca Juga Waspada Puncak Banjir Rob di Banjarmasin Jam 11 Malam

Pihaknya ingin memastikan bahwa stok pangan strategis seperti beras, jagung, gula, dan garam di Kalimantan Selatan tersedia dalam jumlah yang cukup, berkualitas baik, dan berasal dari produksi dalam negeri.

“Kami ingin tahu bukan hanya stoknya, tetapi juga kualitasnya dan apakah masih ada yang berasal dari impor. Sebab, saat ini kita sedang berupaya memperkuat kemandirian pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya stok beras impor di sejumlah gudang Bulog yang merupakan hasil pengadaan pada tahun 2024 untuk mengantisipasi dampak El Nino 2023.

“Memang masih ada stok lama dari impor hampir 4 juta ton secara nasional, sebagian masih tersimpan di gudang, termasuk di sini. Ini harus segera disalurkan, jangan dibuang karena masih layak dan bisa dimanfaatkan,” tegas Badikenita.