Di Barabai Darat, genangan terjadi di sekitar Jl. SMP RT 5/RW 2 dengan ketinggian air 20–30 sentimeter, dan turut memengaruhi aktivitas di SMPN 3 HST.
Kemudian di Barabai Timur, air sungai sempat melewati bibir sungai di Jl. Brigjen H. Hasan Baseri, dan sebagian wilayah Jl. Penjernihan tergenang hingga 50 sentimeter.
Sedangkan di Barabai Utara, genangan dengan ketinggian 5–15 sentimeter terpantau di Jl. Sarigading.
Fitriadinoor menambahkan, satu unit mobil patroli dikerahkan bersama anggota TRC-PB untuk menyisir wilayah terdampak. Tim juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan kelurahan setempat guna memantau perkembangan situasi apabila debit air kembali meningkat.
“Situasi saat ini masih terkendali, air cenderung menurun. Namun kami tetap siaga mengantisipasi perubahan cuaca,” jelasnya.
BPBD HST mengingatkan warga, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran sungai, agar tetap waspada dan berhati-hati.
Masyarakat diminta tidak menerobos jalan yang tergenang air jika tidak yakin akan kedalamannya, serta menghindari aliran air di sekitar sungai, selokan, dan lubang dalam untuk mencegah risiko terseret arus, terutama bagi anak-anak dan lansia.
“Banjir saat ini masih sebatas menggenangi jalan dan pekarangan rumah, namun kami harap masyarakat tetap waspada serta memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG maupun BPBD HST,” tutup Fitriadinoor. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







