Raih Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi, Rizki Juniansyah jadi Letda

“Sebenarnya [mimpinya] enggak dari kecil. Saya mungkin mulai merasakan suka polisi dan TNI mungkin saat 17 tahun ke atas. Keluarga juga tak ada yang [jadi] aparat. Saya ingin saja salah satu anak orang tua ingin di angkat besi jadi, buat karier masa depan juga jadi,” jelas Rizki.

Atlet 22 tahun itu bercerita soal harapan sang ayah yang ingin melihat anaknya menjadi perwira sempat terkendala karier sebagai lifter dan agenda berbagai kejuaraan bergengsi termasuk Olimpiade.

“Sebelum meninggal, pas sebelum Olimpiade juga. Cuma waktu itu banyak ya sampai tiga kali. Sama mantan Kapolda Banten ditawarin Akpol tapi tak bisa dikasih keringanan. Selama empat tahun harus terus tetap [aktif]. Sementara selama itu saya harus persiapan Olimpiade. Makanya, tak bisa. Tiga kali ditinggalkan oleh saya, Alhamdullilah rezekinya saat ini,” beber Rizki

“Alhamdullilah terlaksana, nanti mungkin tanggal saya dilantik, saya akan ke makam ayah saya pakai seragam,” lanjutnya.

Rizki rencananya akan dilantik pada 27 November mendatang dan akan ditempatkan di daerah Jalan Kwini, Jakarta Pusat, lokasi yang selama ini menjadi tempat pemusatan latihan atlet-atlet angkat besi.

“Penempatan insya Allah di Kwini. Jadi saya fleksibel dengan waktu latihan dan hari-hari saya. Senin sampai Jumat di sini, Sabtu-Minggu di rumah. Dan segala sesuatunya bisa terlihat. Karena kalau memang masih di angkat besi masih dikasih keringanan sampai saya pensiun angkat besi,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar