Stasiun Geofisika Balikpapan Laporkan Atap Bandara Jatuh Hingga Tembok Rumah Warga Roboh Akibat Gempa di Tarakan

WARTABANJAR.COM, TARAKAN- BMKG buka suara terkait gempa bumi yang mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara pada Rabu (5/11/2025) pukul 17.37.11 WIB.

Mengutip Instagram Stasiun Geofisika Balikpapan, @stageof.balikpapan.bmkg, Kamis (6/11/2025), gempa bumi yang melanda Tarakan tersebut berjenis tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 4.8.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.33° LU dan 117.82° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 24 km Tenggara Tarakan, pada kedalaman 10 km,” lapor mereka.

Jenis dan Mekanisme Gempa Bumi

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini memiliki kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan.

Dampak Gempa Bumi

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas IV-V MMI (getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti).

Kemudian juga terasa di Pulau Bunyu dengan intensitas IV MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi).

“Selanjutnya juga dirasakan di Tanjung Selor, Berau, Nunukan dengan intensitas III-IV MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi),” lanjut mereka.

Warga di Malinau juga merasakannya, yaitu dengan intesitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).

Baca Juga :   Gerhana Matahari Cincin Diprediksi Akan Terjadi Jelang Awal Ramadhan 17 Februari 2026

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca