Khataman Al-Qur’an di Rutan Barabai, Imbauan Bagi Warga Binaan

“Masjid At-Taubah harus menjadi tempat pembinaan hati, bukan hanya tempat ibadah. Dari sini kami ingin lahirkan semangat hijrah menuju perubahan yang positif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kalimantan Selatan, Mulyadi, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Rutan Barabai dalam menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, pembinaan spiritual merupakan pondasi penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.

Mulyadi menilai, kegiatan khataman Al-Qur’an yang digelar Rutan Barabai menjadi bukti nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjalankan fungsi pembinaan, bukan hanya pada aspek hukum, tetapi juga moral dan spiritual.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan 10 mushaf Al-Qur’an untuk memperkaya sarana pembelajaran dan mendukung warga binaan dalam memperdalam Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, Rutan Barabai menegaskan komitmennya untuk menjadikan Masjid At-Taubah sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual, sehingga warga binaan dapat menjadi insan yang lebih beriman, bertakwa, dan siap kembali ke masyarakat dengan semangat baru. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu