“Hampir 50 persen efisiensi dilakukan pada perjalanan dinas, belanja modal, hingga tunjangan ke-13 dan ke-14, namun program yang bersifat prioritas tetap kita jalankan,” jelas Rus’an.
Ia menambahkan, kondisi ini tidak hanya terjadi di Tanah Bumbu, melainkan juga di banyak daerah lain.
Kuncinya, kata Rus’an, adalah bagaimana pemerintah daerah mampu menyesuaikan strategi agar program pembangunan tetap sesuai target.
Rombongan Banggar DPRD Kotabaru yang hadir di antaranya Drs. H. M. Suhartono, MM., M.Si., H. Rustam, Effendi, ST., MM., Junaidi, SM., Ruspiyandi, S.Sos., Monika Dahu, Hj. Alfisah, S.Sos., M.AP., dan Abu Suwandi, SH., beserta sejumlah staf pendamping.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol silaturahmi antarlegislatif dua kabupaten tersebut. (wartabanjar.com/Haidar)
Editor: Yayu







