WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kak Seto diketahui sekarang sedang sakit dan beberapa waktu lalu harus dirawat di rumah sakit.
Ia mengisahkan mengalami masalah pada kemampuan berpikir saat mengalami stroke ringan tersebut, namun sayangnya ia telat menyadari dan baru memeriksakan diri beberapa hari kemudian.
“Kena stroke ringan, tapi yang terkena mikirnya. Jadi kemampuan berpikir sempat seperti membayangkan, seperti bingung begitu ya. Beberapa saat lalu ternyata harus segera diperiksa dan ditangani dengan obat,” kata Kak Seto.
“Dan aku memang agak terlambat, ya. Masa kritisnya itu 4,5 jam, saya terlambat 4 hari baru diperiksa, di-MRI, dan ternyata harus dirawat selama 3-4 hari begitu, dan setelah itu istirahat di rumah,” lanjutnya.
Tokoh pendidikan anak ini mengakui kini yang ia hindari adalah olahraga yang sifatnya pertandingan atau berat.
Kini dia hanya berolahraga ringan seperti jalan kaki.
Kegiatan ini ia jalani selama sebulan.
Pada 28 Oktober 2025, Kak Seto mengabarkan terkena stroke ringan dan dirawat di rumah sakit.
Dalam unggahan di Instagramnya, dikutip Rabu (5/11/2025), pria bernama lengkap Seto Mulyadi tersebut mengaku merasakan pusing dan linglung sejak 20 Oktober 2025.
BACA JUGA: Jeritan Hati Sang Kekasih Iringi Ditemukannya Jenazah Anjas Pemuda yang Nekat Terjun ke Sungai Barito Usai Dikeroyok
Namun dia cuek akan hal tersebut sampai pada 23 Oktober rasa pusing itu tak kunjung hilang, dan baru memeriksakan diri pada 24 Oktober 2025.
“Ternyata saya terdiagnosa ‘Mild Stroke‘ (Stroke Ringan) yang menyerang fungsi kognitif, bukan motorik. Saya juga mengalami Aritmia, yaitu kondisi di mana detak jantung tidak beraturan,” tulis Kak Seto dalam unggahan itu.
Walau begitu, ia bersyukur karena menjalani pola hidup sehat sehingga stroke ini hanya disebabkan oleh faktor kekentalan darah, namun jantungnya tetap sehat. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
