WARTABANJAR.COM, BARABAI – Setelah dua hari dilanda luapan air akibat hujan deras di wilayah Pegunungan Meratus, suasana cerah dan tenang kini kembali menyelimuti Kota Barabai, Sabtu (1/11/2025) siang. Debit Sungai Barabai berangsur normal, membuat warga kembali beraktivitas seperti biasa.
Di kawasan Siring Joewita, tawa riang anak-anak kembali terdengar. Mereka bermain air dan berenang di tepian sungai yang kini sudah aman. Salah satunya Nizam, bocah kelas 6 SD warga Kelurahan Barabai, tampak gembira saat melompat dari jembatan bersama teman-temannya.
“Air sudah surut dan enak untuk mandi atau main-main bareng teman. Tapi kami tetap hati-hati,” ujarnya sambil tersenyum lebar.
Nizam mengaku, meski senang bisa kembali bermain, ia dan kawan-kawannya tetap mengutamakan keselamatan.
“Kami hanya lompat di pinggir, tidak sampai ke tengah sungai,” katanya.
Keceriaan anak-anak itu menjadi pemandangan kontras dibanding dua hari sebelumnya, ketika hujan deras di hulu Sungai Barabai membuat air meluap dan menggenangi sejumlah wilayah di sekitar bantaran sungai. Kini, air telah surut ke batas aman dan warga kembali beraktivitas normal.
Kepala Pelaksana BPBD Hulu Sungai Tengah (HST), Ahmad Apandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Fitriadinoor, membenarkan bahwa kondisi Sungai Barabai sudah stabil.
“Alhamdulillah, pantauan terakhir menunjukkan kondisi Sungai Barabai sudah kembali normal. Aktivitas warga di sekitar bantaran sungai juga mulai berjalan seperti biasa,” ungkap Fitriadinoor.
Namun demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan susulan, mengingat cuaca di wilayah pegunungan masih berpotensi berubah cepat.

