Dari total 20 SPPG yang telah mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) keamanan pangan, tahap berikutnya adalah inspeksi lingkungan serta pengambilan sampel air dan makanan sebagai bagian dari proses sertifikasi.
Lebih lanjut, Maulidah menjelaskan, terdapat tiga syarat utama untuk mendapatkan SLHS, yakni pelatihan keamanan pangan, inspeksi kesehatan lingkungan, serta pemeriksaan kualitas air dan makanan.
“Begitu koordinasi dengan BGN rampung, kami akan lanjutkan pengambilan sampel di lapangan,” imbuhnya.
Terkait penyebab munculnya belatung dalam makanan siap saji yang sempat dikonsumsi siswa tersebut, Maulidah menyebutkan hal itu telah dijelaskan oleh petugas gizi di lapangan.
“Dari keterangan yang kami terima, masalah terjadi karena waktu memasak dan proses pengolahan yang kurang optimal,” tandasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







