WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Lamine Yamal menjadi sasaran kemarahan pemain Real Madrid usai El Clasico yang berakhir 2-1 untuk Madrid di Santiago Bernabeu.
Insiden itu memunculkan perdebatan karena sejumlah pemain Los Blancos mendekati dan menegur winger muda Barcelona tersebut setelah peluit akhir.
Sebelum laga, Yamal sempat melakukan ‘psywar’ lewat siaran Twitch dengan menyebut Madrid sebagai tim pencuri yang memancing reaksi suporter dan lawan.
Selain itu, ayah Yamal, Mounir Nasraoui, mengunggah komentar provokatif saat siaran memasak yang dianggap meledek fans Madrid.
Di lapangan, Madrid unggul 2-1 berkat gol Kylian Mbappé dan Jude Bellingham, sementara Barcelona hanya membalas lewat Fermin López.
Penampilan Yamal dinilai melempem karena kontribusi serangannya minim sehingga sorotan bergeser ke kontroversi di luar lapangan.
Kemenangan membuat Real Madrid kukuh di puncak klasemen Liga Spanyol dengan 27 poin, meninggalkan Barcelona lima poin di belakang.
Situasi ini menambah bumbu rivalitas antara kedua kubu menjelang jadwal padat musim ini.
Reaksi pemain Madrid yang mendekati Yamal termasuk dari Dani Carvajal, VinĂcius JĂşnior, dan Thibaut Courtois menunjukkan ketegangan usai laga.
Publik menunggu klarifikasi dari Barcelona terkait sikap Yamal dan pernyataan keluarganya agar ketegangan mereda. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

