WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadikan peringatan Hari Santri Nasional 1447 Hijriah sebagai titik tolak penguatan ekosistem pendidikan keagamaan di Tanah Air. Dalam sambutan resminya yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengumumkan restu atas pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama.
Presiden juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri, santriwati, kiai, nyai, dan keluarga besar pesantren di Indonesia. Ia menekankan bahwa Hari Santri adalah momen mengenang semangat juang para santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam pesannya, Prabowo mengangkat kembali peran penting Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dipelopori KH Hasyim Asy’ari sebagai tonggak perjuangan bangsa. Menurutnya, semangat jihad yang digelorakan delapan dekade silam tetap relevan untuk menjaga keutuhan bangsa dengan ilmu dan keimanan.







