Kapal Induk Dikerahkan ke Amerika Selatan, Serangan Militer Hantam Geng Narkoba Venezuela!

WARTABANJAR.COM, WASHINGTON DC – Ketegangan di Amerika Selatan memuncak! Amerika Serikat (AS) mengerahkan kapal induk tempur ke perairan lepas pantai kawasan tersebut dalam operasi besar-besaran melawan jaringan penyelundupan narkoba internasional.

Langkah ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, pada Jumat (24/10/2024), seperti dilansir The Telegraph India. Ia menyebut, pengerahan kapal induk ini merupakan bagian dari serangan ke-10 militer AS terhadap kapal yang diduga kuat menyelundupkan narkoba di Laut Karibia.

“Serangan berlangsung tengah malam dan menjadi operasi malam pertama yang kami lakukan,” ujar Hegseth dalam pernyataan resminya.

Target utama operasi ini adalah kelompok Tren de Aragua, geng kriminal asal Venezuela yang dikenal brutal dan beroperasi lintas negara.

Hegseth menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump tidak akan memberi ampun kepada siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkoba internasional.

“Siapa pun narco-terrorist yang menyelundupkan narkoba di belahan bumi kami akan kami perlakukan sebagaimana kami memperlakukan Al Qaeda,” tegasnya.

Dalam serangan terbaru di Laut Karibia itu, enam orang tewas di kapal yang dituduh membawa kokain menuju Amerika Utara. Serangan tersebut menjadi simbol sikap keras Washington terhadap penyelundupan narkoba yang disebut-sebut telah merugikan negara triliunan dolar setiap tahun.

Dalam beberapa hari terakhir, intensitas operasi militer AS di wilayah Amerika Selatan meningkat drastis. Jika sebelumnya serangan hanya dilakukan beberapa pekan sekali, kini tiga serangan besar terjadi hanya dalam satu minggu.

Sejak awal September, sedikitnya 43 orang tewas dalam operasi militer AS di jalur penyelundupan narkoba — termasuk di wilayah timur Samudra Pasifik, yang dikenal sebagai salah satu jalur utama perdagangan kokain dunia.