Dirut Bulog: Stok Beras Indonesia 2025 Capai 4,2 Juta Ton

WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani belum lama ini menegaskan adanya wacana perubahan status Bulog menjadi lembaga baru.

Ia menilai langkah ini sebagai upaya memperkuat peran Bulog sebagai badan urusan logistik dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional.

“Sebagai institusi strategis negara di bidang pangan, Bulog mengemban amanah besar untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal, dikutip dari laman Perum Bulog, Rabu (22/10/2025).

Ia menegaskan bahwa struktur Bulog saat ini masih relevan untuk menjawab tantangan pangan nasional yang semakin kompleks.

Ahmad menilai prestasi Bulog di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai sektor pangan strategis.

“Stok beras tertinggi mencapai 4,2 juta ton dan penyerapan gabah hingga 3 juta ton tahun ini,” ujarnya.

Ahmad menyebut transformasi Bulog menjadi badan khusus atau kementerian akan memperluas tanggung jawab lembaga tersebut.

Menurutnya, kewenangan yang lebih besar akan membuat Bulog mampu mengendalikan sembilan bahan pokok seperti pada masa kejayaannya dahulu.

“Ke depan, Bulog diharapkan tidak hanya fokus pada beras, tetapi juga seluruh kebutuhan pokok masyarakat,” katanya lagi.