WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Tim Identifikasi Inafis Polres Banjarbaru telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden kebakaran yang menimpa ruang guru di SDN 2 Kemuning, Selasa (21/10/2025).
Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi, menyampaikan dari hasil pemeriksaan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik.
“Dari hasil olah TKP disimpulkan kebakaran terjadi karena arus pendek,” ujarnya.
Baca Juga Puluhan Siswa SMPN 33 Banjarmasin Diduga Keracunan MBG, ini Kata Pemilik Yayasan
Selain itu, Bangunan yang terbakar merupakan ruang guru berukuran 7 x 13 meter dengan konstruksi dinding bata merah, atap seng, dan rangka kayu.
“Petugas menemukan sejumlah kabel instalasi listrik yang sudah lapuk, termasuk sambungan kabel serabut berukuran 1 milimeter yang terpasang di bagian dalam hingga luar ruangan,” lanjutnya.
Ipda Kardi juga menyebutkan, pada bagian depan ruang guru ditemukan kabel sambungan berwarna putih yang juga mengarah ke KWH meter daya 2.200 VA, di mana pada bagian plafon di atasnya turut ditemukan bekas hangus terbakar.
“Hasil pemeriksaan juga menunjukkan banyaknya sambungan dan cabangan kabel di area plafon dan ruang tengah bangunan. Di titik tengah plafon, petugas menemukan titik awal munculnya api yang diperkirakan menjadi sumber kebakaran,” jelasnya.
Ipda Kardi menambahkan sekolah yang berdiri sejak tahun 1980-an ini diketahui belum pernah melakukan peremajaan instalasi listrik, sehingga kondisi kabel dan sambungan sudah mengalami pelapukan.

