Ferrari Masih Gagal Konsisten, Hamilton Minta Evaluasi Tim

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Harapan Ferrari untuk kembali menantang Red Bull dan McLaren di F1 GP Amerika Serikat 2025 harus kembali tertunda. Meski Charles Leclerc dan Lewis Hamilton finis di posisi tiga dan empat, performa tim asal Italia itu dinilai belum cukup stabil untuk bersaing memperebutkan kemenangan.

Balapan di Circuit of the Americas menjadi bukti bahwa Ferrari masih memiliki pekerjaan rumah besar. Kedua pembalap sempat tampil kuat di awal, tetapi mulai kehilangan kecepatan saat balapan memasuki separuh kedua karena degradasi ban yang terlalu cepat.

Hamilton, yang baru bergabung dengan Ferrari musim ini, mengaku frustrasi dengan performa mobil SF-25 yang disebutnya masih belum seimbang antara kecepatan dan manuver. “Kami cepat di awal, tapi kehilangan grip terlalu cepat. Kami harus segera evaluasi setup dan strategi,” ujarnya.

Sementara Leclerc menilai Ferrari masih punya potensi besar, namun perlu peningkatan dalam efisiensi pit stop dan manajemen ban. “Kami punya paket yang kompetitif, hanya saja belum bisa memaksimalkannya. Red Bull dan McLaren jauh lebih efisien,” katanya.

Ferrari sendiri masih berada di posisi ketiga klasemen konstruktor, di bawah McLaren dan Red Bull. Padahal, di awal musim tim ini sempat menargetkan perebutan gelar dunia.

Kepala tim Ferrari, Frédéric Vasseur, mengakui bahwa timnya harus bekerja ekstra keras menghadapi seri-seri berikutnya. “Kami tidak akan menyerah. Target kami adalah kembali menang sebelum musim berakhir,” tegasnya.

Dengan performa yang fluktuatif, Ferrari kini berada di persimpangan antara mempertahankan posisi tiga besar atau bangkit menantang dominasi Verstappen dan Piastri di papan atas. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Baca Juga :   Piala Asia U-17 2026: Indonesia Masuk "Grup Neraka" Bersama Jepang, China, dan Qatar

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca