Sementara Muhammad Shohibul Fikri menyoroti penguasaan ritme permainan lawan yang membuat mereka kesulitan keluar dari tekanan.
“Yugo Kobayashi bermain bagus sekali, membuat kami sering telat mengambil bola. Sebenarnya kami sudah bisa keluar dari tekanan, tapi malah melakukan kesalahan sendiri di beberapa poin penting,” ungkap Fikri.
Meski gagal membawa pulang gelar juara, hasil ini tetap menjadi catatan positif bagi Fajar/Fikri yang terus menunjukkan konsistensi di level turnamen BWF World Tour Super 750. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar












