WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pebalap Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing mengakui bahwa balapan di Australian Grand Prix 2025 di Sirkuit Phillip Island menjadi lebih rumit dari perkiraan karena ia harus menjalani dua penalti long lap (double long lap penalty).
Bezzecchi awalnya tampil kompetitif dan memimpin jalannya balapan sebelum pelaksanaan penalti. Ia kemudian kehilangan posisi dan waktu ketika menjalani penalti pertama di awal lomba, diikuti oleh penalti kedua yang semakin memperburuk posisinya.
“Penalti membuat segala sesuatunya jadi jauh lebih sulit, tetapi strategi kami tetap berjalan dengan baik,” ujarnya melalui pernyataan yang diubah menjadi kalimat tidak langsung sebagaimana gaya redaksi WARTABANJAR.







