Ia juga menegaskan bahwa gudang tersebut tidak menjual LPG subsidi (3 kilogram).
Untuk gas ukuran kecil, perusahaan memiliki gudang terpisah di kawasan Yavahut, Banjar Raya.
“Kalau gas 3 kilo dijual di gudang mereka yang di Yavahut. Di sini hanya 12 dan 15 kilo. Mereka juga tidak mau bersaing karena di RT sebelah sudah ada yang jual gas 3 kilo,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat karena masih terdapat potensi bahaya sisa panas dan gas.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad







