“Motor saat ini tidak memberikan rasa yang tepat kepada pengendara. Dulu para pembalap Honda sering mengeluhkan sensasi ‘mengambang’ dan kurangnya grip belakang. Sekarang, kami mulai memahami cara memperbaikinya,” jelas pembalap bernomor 10 itu.
Menurutnya, setiap sesi uji coba selalu menghadirkan komponen baru yang membuat performa motor makin stabil.
“Cengkeraman belakang masih jadi tantangan, tapi jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu dan awal musim ini. Motor 2026 sudah melangkah jauh dalam hal itu,” tegas Marini.
Dengan keyakinan tinggi dari sang pembalap dan inovasi berkelanjutan dari tim teknis, Honda tampaknya siap menantang dominasi Ducati dan KTM di musim depan. Apakah RC213V benar-benar bisa mengembalikan kejayaan Honda di MotoGP? Semua mata akan tertuju pada tes Valencia bulan depan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







