WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Zlatan Ibrahimovic mengungkap sering terlibat adu argumen dengan pelatih Massimiliano Allegri. Ia menyebut hal itu wajar karena keduanya memiliki mental pemenang yang kuat.
Ibrahimovic kini menjabat sebagai direktur AC Milan, sementara Allegri kembali menukangi tim musim ini. Keduanya pernah bekerja sama pada 2010–2011 saat Milan meraih gelar Scudetto.
Dalam acara Festival dello Sport di Trento, Ibra bercerita bahwa hubungan mereka di masa lalu kerap diwarnai ketegangan. Salah satu momen paling diingat adalah setelah laga melawan Arsenal di London, ketika keduanya terlibat perdebatan panas di ruang ganti.
“Saya sering bertengkar dengan Allegri, bukan sekali dua kali. Ketika dua orang punya mental juara, wajar kalau ada gesekan,” kata Ibrahimovic. Ia menegaskan bahwa perbedaan karakter dan mentalitas tidak selalu berarti hubungan buruk, melainkan bagian dari dinamika profesional di dunia sepak bola.
Ibrahimovic juga mengenang situasi emosional setelah laga Milan vs Juventus, di mana Allegri meluapkan amarah karena tim gagal menang. “Semua orang marah karena tahu kami seharusnya bisa menang. Allegri berbicara dengan nada tinggi, tapi semua mendengarkan karena dia pemimpin,” ujarnya.
Kini, keduanya kembali bekerja sama di Milan dalam kapasitas berbeda. Ibrahimovic menilai Allegri tetap menjadi sosok yang tegas dan berkomitmen, sementara dirinya berperan menjaga semangat kompetitif di ruang manajemen. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







