Warga Pudak Jadi Korban Tebasan Parang Usai Rapat Desa

“Korban sempat menghindar dan bertahan dengan sebatang kayu, tapi tetap terkena tebasan di bagian tangan kiri dan perut,” ungkap Ipda Lulus.

Setelah kejadian, korban berlari meminta pertolongan ke Kepala Desa bersama dua saksi, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Awayan.

Polsek Awayan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta membawa korban ke Puskesmas untuk visum et repertum. Barang bukti yang diamankan berupa satu bilah parang sepanjang 53 sentimeter dan hasil visum korban.

“Kasus ini sedang kami tangani. Identitas pelaku sudah kami ketahui dan kini dalam proses penyelidikan,” ujar Ipda Lulus Pribadi.

Korban kini dalam kondisi sadar dan stabil setelah mendapat perawatan medis. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dan selalu menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.

“Permasalahan kecil bisa berujung fatal kalau dibawa emosi. Kami minta warga tetap menjaga suasana aman dan kondusif,” tutup Kapolsek.(Wartabanjar.com/Alfi)

Editor Restu