Pria yang akrab disapa Haji Uli ini mendorong para peserta untuk memanfaatkan momen ini sebagai sarana belajar bersama dan berbagi wawasan.
“Insyaallah, kompetisi yang sehat akan melahirkan prestasi gemilang serta meningkatkan kualitas keilmuan di lingkungan pondok pesantren,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup mengingatkan para santri akan pentingnya semangat dalam menuntut ilmu.
“Jangan pernah takut mencoba dan jangan menyerah dalam mengejar ilmu, karena siapa yang menempuh jalan mencari ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju surga,” pesannya.
Sebagai penutup, Zazuli menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras demi kesuksesan acara ini, termasuk para pengasuh pondok pesantren, dewan juri, dan panitia pelaksana.
“Terima kasih kepada panitia, pemimpin dan keluarga besar Pondok Pesantren Asy Syuhada Pelaihari yang telah menjadi tuan rumah, para juri, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan MQK ke-8 ini,” ujarnya.
Dengan dibukanya MQK ke-8, diharapkan kegiatan dapat berjalan sukses dan membawa manfaat besar, tidak hanya bagi para peserta tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut secara luas. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







