WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Perjuangan mencari masa depan yang lebih baik membawa Tedja Sukmana, warga Banjarbaru, mengikuti pelatihan kerja berbasis kompetensi yang digelar Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumnaker), Senin (6/10/2025).

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 113 peserta terpilih dari ratusan pendaftar, dan berlangsung selama 10 hari penuh. Program tersebut dirancang untuk membekali angkatan kerja dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia industri, mencakup bidang security, housekeeping, operator alat berat, dan tata rias.

Bagi Tedja, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan tambahan — tetapi peluang emas untuk mengubah nasib.
Sebelumnya, ia bekerja sebagai freelancer di depan Balai Kota Banjarbaru, menyewakan pakaian adat Banjar, Dayak, dan Jawa untuk acara budaya. Kini, ia ingin menambah skill baru agar bisa menembus dunia kerja profesional.

BACA JUGA: SIAP TEMBUS PASAR KERJA! 113 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Banjarbaru, Bekal Kuat Hadapi Dunia Industri

“Alasan saya ikut pelatihan ini adalah untuk meningkatkan skill dan pengalaman supaya bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” ujar Tedja penuh semangat kepada Wartabanjar.com.

Proses pendaftarannya, kata Tedja, dilakukan secara online, namun seleksinya cukup ketat. Peserta wajib melalui tes jasmani, psikologi, dan wawancara sebelum dinyatakan lolos.

“Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini bisa mendapatkan hasil terbaik dan tentu saja pekerjaan tetap,” tuturnya dengan penuh harapan.

Program pelatihan ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Banjarbaru menekan angka pengangguran yang pada tahun 2024 masih mencapai 4,93 persen. Melalui pembekalan langsung di bidang-bidang kerja potensial, pemerintah berharap peserta seperti Tedja dapat naik kelas dari pencari kerja menjadi tenaga kerja siap pakai.(wartabanjar.com/IKhsan)

editor: nur muhammad