23 Korban Meninggal Dunia Kembali Ditemukan Tim SAR di Reruntuhan Mushola Ponpes Al Khoziny

Korban ke-40 dievakuasi pada pukul 00.13 WIB,
korban ke-41 dievakuasi pada pukul 00.29 WIB,
korban ke-42 dievakuasi pada pukul 00.50 WIB,
korban ke-43 dievakuasi pada pukul 00.52 WIB,
korban ke-44 dievakuasi pada pukul 01.34 WIB,
korban ke-45 dievakuasi pada pukul 01.41 WIB,
korban ke-46 dievakuasi pada pukul 1.46 WIB,
korban ke-47 dievakuasi pada pukul O1.53 WIB,
korban ke-48 dievakuasi pada pukul 02.37 WIB,
korban ke-49 dievakuasi pada pukul 03.00 WIB,
korban ke-50 dievakuasi pada pukul 03.24 WIB.

Kepala Kantor SAR KelasA Surabaya Nanang
Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (0SC),
menjelaskan bahwa proses evakuasi kali ini
tidak mudah. Tim harus bekerja hati-hati
karena korban tertimbun material di bawah
reruntuhan bangunan.

“Tim SAR perlu mengangkat puing-puing
reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru
kemudian bisa mengevakuasi korban dari
timbunan material,” jelas Nanang.

Dalam prosesnya, tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan ekstrikasi.

Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas
yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual demi faktor keselamatan.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi oleh tim DVI POLDA Jawa Timur.

Dengan temuan terbaru ini, total korban runtuhnya bangunan di Ponpes Al Khoziny mencapai 141 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, dan 37 orang lainnya meninggal.(wartabanjar.com/humassar)

Editor Restu