Simulasi Flag Marshal MotoGP Indonesia Berjalan Lancar, Keselamatan Pembalap Jadi Prioritas

Simulasi dilakukan di sepanjang sirkuit, terutama di area rawan insiden seperti tikungan 10, 11, dan 16. Skenario kecelakaan dirancang secara terencana untuk menguji kesiapan dan kekompakan para marshal. Misalnya, saat sebuah motor “jatuh” di tikungan cepat, marshal harus segera mengibarkan bendera kuning, memberi peringatan kepada pembalap lain, dan memastikan lintasan aman sebelum bendera hijau kembali dikibarkan.

Priandhi menambahkan, pelatihan intensif ini tidak hanya penting untuk kelancaran MotoGP tahun ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang agar Indonesia memiliki tenaga marshal berstandar internasional yang siap bertugas di berbagai ajang balap dunia.

Yang menarik, seluruh pengibar bendera yang bertugas adalah warga lokal Lombok yang telah direkrut dan menjalani pelatihan khusus. Banyak di antara mereka bahkan sudah berpengalaman sejak seri pertama MotoGP Mandalika pada 2021.

Dengan kesiapan para flag marshal dan sistem keselamatan yang terus ditingkatkan, MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika diharapkan berjalan lancar, seru, dan aman bagi seluruh pembalap. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar