Rusdianto telah menggeluti pekerjaan ini sejak pembukaan alkah di pemakaman Sapta Marga, Guntung Payung.
“Anggota penggali kubur yang tercatat di situ, berasal dari empat RT di wilayah tersebut, yakni RT 7, 9, 10, dan 13, dengan KTP Banjarbaru,” jelasnya.
Program insentif ini menyasar total 554 tukang gali kubur dan penjaga alkah yang tersebar di 170 Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Banjarbaru.
Bantuan diberikan sebesar Rp150.000 per bulan, disalurkan setiap triwulan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mereka yang bertugas di saat masyarakat sedang berduka. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







