Alin menegaskan peran TMI adalah melakukan pendampingan kepada seluruh elemen petani, mulai dari kelompok tani hingga gabungan kelompok tani (Gapoktan).
Sementara itu, Ketua DPD TMI Tanah Laut yang baru dilantik, H. Abdul Muin A. Karim, memaparkan filosofi dan langkah konkret yang akan dijalankan organisasinya.
Menurutnya, kata “Merdeka” dalam nama organisasi bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah cita-cita untuk membebaskan petani dari keterikatan dan memberi mereka kedaulatan atas nasibnya sendiri.
“Merdeka berarti keadaan bebas tidak terikat dan memiliki kedaulatan atau kebebasan untuk menentukan nasib sendiri, baik secara pribadi maupun sebagai bangsa. Itulah sebabnya yang kita ciptakan, itulah sebenarnya yang dicita-citakan oleh Tani Merdeka Indonesia besutan Pak Prabowo saat ini,” tegas Abdul Muin.
Sebagai langkah awal, DPD TMI Tanah Laut akan fokus pada penguatan dan pembenahan organisasi hingga ke tingkat kecamatan.
Setelah itu, mereka akan bersinergi penuh mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya di sektor pertanian.
“Pertama-tama untuk DPD Tanah Laut itu membenahi organisasi sampai ke tingkat kecamatan dulu. Itu langkah pertama. Nanti langkah kedua kita akan mengikuti program-program yang ada di pemerintah daerah,” jelasnya saat diwawancarai.
BACA JUGA: HEBOH! Kecelakaan Maut di Depan Kantor Brimob Batulicin, Mobil vs Motor Hancur Bagian Depan
Tak hanya itu, TMI Tanah Laut juga telah menyiapkan wadah khusus untuk merangkul generasi muda dan kaum perempuan.
Program seperti “Pemuda Tani” dirancang untuk mendidik kaum milenial menjadi petani mandiri dan modern.
“Kaum milenial, kita punya ruang, Pak. Kita ada ruang namanya Pemuda Tani. Itu untuk kaum milenial ya kita sediakan. Jadi kita didik mereka untuk menjadi petani yang betul-betul mandiri,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







